Takut sama Rencana ?

Akhir taun kayak gini, semua orang disibukkan dengan annual meeting yang akan membahas mengenai progress 2017 dan rencana 2018.

Kemudian gue pun ikut-ikutan mikir. Lagi-lagi, kalo udah menjelang akhir Desember,gue selalu ditakutkan sama hal-hal yang sebenernya ngga perlu ditakutkan.

Ketika semua orang sibuk merencanakan plan buat 2018, gue pun jadi ikutan sibuk juga. Namun, sibuknya gue bukan merencanakan plan. Melainkan mencari cara agar gue tidak takut membuat plan.

Tahun 2017 cukup mengacak-acak plan yg sudah gue atur. Dan lagi-lagi itu di luar kuasa gue dan ini lebih ke kuasa Allah.
Bangkit buat ngelupan hal-hal jelek itu sebuah keharusan. Dan alhamdulillah, Allah kasih banyak gue anugerah lewat orang-orang baik di sekitar gue yang bikin gue ngga lagi merasa tertindas oleh perlakuan dari orang lain yang lurang menyenangkan.

Sekarang yang gue hadapi adalah membangun kepercayaan diri gue untuk kembali membuat planning buat 2018. Dan meyakinkan diri gue untuk tidak takut plan itu akan berjalan rapi atau berantakan.
Lagi-lagi, ini proses belajar gue buat berpikir positif tentang apapun terutama tentang kehendak Allah akan hidup gue.

Gue masih perlu banyak belajar menerima semua keputusan Allah dengan hati lapang. Karena Dia yang paling tau hidup gue dibanding diri gue sendiri.

Berada di lingkungan yang positif cukup ngebikin semangat itu semakin bangkit.
Gue cuma minta satu sih dalam hidup gue, "semoga, Engkau selalu ridhoi langkah baik yang aku ambil"

Mwah !

Renungan Akhir Tahun


Ada sebuah percakapan beberapa hari lalu sama dua orang sahabat gue tentang plan 2017. Setiap tahun kita pasti selalu nyiapin "buku dosa" maksudnya sih vision board. Apa yang mau kita capai di tahun ini.
.
Ketika X bilang : Alhamdulillah, plan aku tahun ini tercapai semua.

Lalu Y bilang : Gue tercapai 7 dari 17 plan gue

Donna : Terdiam sekaligus mikir. Gokil ! Gue ngapain aja 11 bulan kemarin. Vision board gue buyar. Cuma 2 yg kesampean.
.
Gue jadi flashback. Terlalu banyak hal sia-sia yang udah gue lakuin. Iya TERLALU BANYAK.
.
Setelah melewati beberaa kejadin tak mengenakkan dalam hidup, lagi-lagi bikin mikir "Coba gue ngga gini, pasti kejadiannya ngga bakal gitu"
.
Tapi setelah banyaknya berpikir dan merenung gue jadi sadar apa yang bikin vision board gue buyar.

Yang pertama, gue ngga yakin sama rencana gue sendiri, Gue ngga yakin itu bakal berhasil

Yang kedua, gue ngga tau apa maksud atau tujuan dari rencana gue. Masih abu-abu

Yang terahir, gue ngga minta Allah ikut andil dalam setiap rencana yg gue buat.

3 hal yang perlu gue benahi buat gue melangkah di tahun depan.

Ada banyak hal yang harus diperbaiki.

Semangat menjelang akhir tahun. Tutup tahun ini dengan sebaik-baiknya