Cerita Manusiawi Seorang Manusia

Setiap hari, pasti ada aja pengalaman yang sering gua sebut dengan "pengalaman spiritual". Yah mungkin ini kode alam yang ingetin gua supaya gua lebih deket sama Tuhan gua.

Ya tepatnya tadi sore, kebetulan saking ngantuknya, tidurlah gua di angkot selama perjalanan pulang dari kampus ke rumah.Hemmmm tiba-tiba gua kebangun karena gua denger suara adzan maghrib berkumandang. Bangunlah gua dengan mata yang masih sayup.

Entah kenapa ketika adzan maghrib berkumandang, Justify Fullgua langsung bengong, dan mata gua fokus menatap langit yang warnanya sudah mulai menguning. Gua bengong sambil natap langit, diem sejenak. Pas lafal adzan "Laillahaillallah" pikiran gua langsung tertuju sama kata "Tuhan". Beberapa menit gua kayak ngerasa jadi anak kecil yang selalu bertanya "Tuhan tuh kayak gimana sih?" Gua juga sadar kenapa kok tiba-tiba gua bisa terlintas pikiran begitu, dalam hati gua bertanya, Tuhan yang selama ini gua percaya itu kayak gimana ya wujudnya, kenapa Tuhan mesti "GAIB". Terus gimana waktu para Rasul Allah menerima wahyu dari Allah melalui Malaikat, Gimana cara Allah berkomunikasi dengan Malaikat dan Rasulnya. Kalo Rasul masih bisa kita lihat wujudnya, sedangkat Allah dan para Malaikatnya, semua Gaib. Gimana cara Rasul berkomunikasi dengan Allah dn Malaikat. Ahhh gua jadi berpikiran sejauh itu.

Mungkin banyak orang yang menjadi tidak berTuhan dan tidak beragama karena pertanyaan serupa kayak gua. Seperti kebanyakan filsafat yang atheis karena menurut mereka, segala sesuatu harus bisa dibuktikan, harus ada bentuk konkret nya. Sedangkan Tuhan, tak berbentuk, tak beranak dan tidak diperanakan.

Seperti yang ditulis di Surat Al-Ikhlash :
Bismillahir-rahmanir-rahim
Qul huwallahu ahad
Allahus-samad
Lam yalid wa lam yulad
Wa lam yakul lahu kufuwan ahad

Artinya : Dengan menyebut nama Alllah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Katakanlah : "Dialah Allah yang Maha Esa". Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.
Ya beberapa menit terbengong, dan matapun langsung tertuju lagi kepada langit. Langit, bumi dan semua yang ada di muka bumi ini siapa yang menciptakan kalo bukan ada sesuatu yang "Besar" dibalik itu semua. Allah, Tuhan apapun itu sebutannya Dia lah "Yang Maha Besar" yang mampu membolak-balikan hati manusia, yang mampu melakukan apa yang tidak bisa kita lakukan. Yang tetap bersama kita walaupun kita sering melupakan-Nya. Dan hanya dengan kalimat "Kun Fa Yakun" apa yang tidak mungkin menjadi mungkinjika Dia sudah berkendak. Allahu Akbar

BE POSITVE !!

hemmm ceritanya nih, gua lagi facial di salon nya temen nyokap, ya sambil di masker gua dengerin aja tuh omongan mereka berdua.Ya kira-kira begini intinya :

"Kita bisa mengatur diri kita menjadi apa yang kita mau, dan memang semua itu atas kendali Tuhan, Tuhan Maha Baik, Dia biarkan kita untuk bertindak sesuai dengan apa yang kita mau, tapi tetap semua itu di kontrol oleh Tuhan, sekiranya kita salah jalan, Tuhan menegur kita dalam bentuk apapun, agar kita sadar bahwa kita telah menuju ke jalan yang keliru. Hidup itu ada di tangan kita, saat kita berpikir "KITA BISA" pasti dengan sendirinya kita pasti bisa melakukan semua itu. Kita adalah orang yang bisa mensugest diri kita sendiri untuk jadi lebih baik atau butuk. Ya kasarnya, apa yang kita pikirkan itu lah kita, bahasanya kerennya mah "YOU ARE WHAT YOU THINK YOU ARE" ketika lo berpikir diri lo buruk, ya yang terjadi diri lo akan menjadi buruk. Coba lo berpikir kalo lo orang yang baik, sugest yang diberikan dari diri lo untuk diri sendiri itu yang membawa aura positive buat lo. Intinya adalah Positive Thinking, apapun itu haru bisa berpikir positiv karena dengan berpikir positive pasti akan membawa hasil yang baik pula"

Antara Tuhan dengan Manusia

ya ya ya
tulisan ini sebenernya ditulis berdasarkan pengalaman gua sebagai seorang manusia biasa, yang penuh dengan banyak kesalahan. Dan 1 hal yang gua suka dari diri gua adalah gua orang yang sangat sadar akan dosa ataupun kesalahan yang pernah gua buat. Dan gua pun bukan orang yang malu untuk mengaku salah. Ya sekali lagi, disini naluri manusia gua keluar.

Sebagai manusia, gua pun ngga luput dari berbagai kesalahan, dan gua selalu berharap kesalahan itu ngga akan gua ulang untuk kedua atau kesekian kalinya.

Random sih nih ceritanya, hehe tapi langsung aja ke topik permasalahan. Gua orang yang sangat takut dengan ketinggian, takut dengan cicak, takut dengan listrik. Suatu hari ada orang yang bilang, "ahhh lo sama cicak takut, sama listrik takut sama Tuhan aja ngga pernah takut". Wahhh udah bawa -bawa Tuhan nih, ayolah kita debat kalo udah bawa-bawa nama Tuhan.

Ya mungkin gua termasuk salah satu orang yang sensitif dengan nama Tuhan, bukan karena gua ngga percaya adanya Tuhan. Gua percaya banget adanya Tuhan. Kalo ditanya "lo takut ngga sama Tuhan" pasti gua akan jawab "takut lahh". Gua sadar akan jawaban kalo "gua takut sama Tuhan". Gua pun bertanya-tanya sama diri gua sendiri, kalo gua takut Tuhan, kenapa gua ngga rajin sholat, kenapa gua suka bohongin orang tua? Kalo gua takut Tuhan, seharusnya gua ngga akan ngelakuin itu. Kalo gua takut Tuhan, jangankan ngga sholat, ngomong kasar pun pasti gua takut.

Dan gua pun sadar, omongan gua masih sebatas omongan belaka, mungkin banyak juga orang-orang yang sama kayak gua, kalo semua orang di dunia, khususnya di Indonesia dan lebih sempitnya lagi di Jakarta pada takut Tuhan, ngga ada yang namanya tindak kejahatan. Kalo semua orang takut Tuhan, orang-orang pasti takut melanggar apa yang sudah diperintahkan Tuhan.

Walaupun manusia seperti itu, tapi Tuhan tetap yang Maha Pemaaf dan Maha Penyayang. Sebaik-baiknya orang adalah dia yang mau bertaubat atas semua kesalahan yang ia lakukan.

Protagonis VS Antagonis


Akibat kebanyakan mengkonsumsi sinetron (ibarat kata gua ini kecanduan sinetron) hahah tapi ngga gitu juga sih. Mindset gua itu udah terbentuk kalo yang namanya peran PROTAGONIS itu adalah karakter tokoh yang ada di sebuah sinetron yang kerjaannya bagian disiksa, dihina, mungkin persis kayak peran Marshanda yang selalu jadi orang yang teraniaya. Nah sedangkan mindset gua tentang ANTAGONIS adalah sebuah peran yang dimainkan oleh artis yang karakter nya itu jahat sejahat Miska dalam film cinta fitri :p (jadi ketauan kalo gua penikmat sinetron).


Ta..ta..ta..ta..pi hari ini mindset yang udah terbentuk ini tiba-tiba berubah. Ketika seorang dosen mata kuliah Teknik Penulisan Naskah Non Berita menjelaskan bahwasanya. PROTAGONIS adalah sebuah peran dimana sebuah tokoh itu yang melakukan pencapaian atau melakukan sebuah hal untuk mencapai tujuan tersebut.Ya singkatnya Protagonis adalah yang melakukan pencapaian. Sedangan ANTAGONIS adalah yang menghalangi pencapaian yang di lakukan oleh si Protagonis ini.


Ya contoh kecilnya gini, dalam 1 tokoh bisa terdapat peran protagonist dan antagonis. Misalnya nih Sebuat saja namanya Miska dan Fitri hahahaha. Si Miska mempunyai niat buruk untuk menjaili si Fitri, akhirnya si Miska mengajak Fitri ke sebuah club malam. Di club malam tersebut, si Miska berniat untuk membuat si Fitri Mabuk. Miska mempunyai ide untuk menaruh obat tidur ke dalam minumannya si Fitri. Minuman yang berisi obat tidur di pegang di sebelah kanan, dan yang tidak berisi obat tidur di sebelah kirinya. Tapi ternyata si Miska lupa, dan seingat dia bahwa minuman yang berisi obat tidur ada di tangan kirinya. Maka di kasihlah si Fitri minuman yang ada di tangan kirinya. Ternyata Miska memang benar-benar lupa karena ternyata minuman yang berisi obat tidur adalah minuman yang ada di tangan kanannya, yang minumannya telah ia habiskan. Dan akhirnya si Miska lah yang mabuk tidak karuan. Nah disini si Miska mempunyai 2 tokoh yaitu protagonist dan antagonis. Tokoh protagonist nya di tunjukkan saat Miska mempunyai tujuan/pencapaian untuk menjaili si Fitri. Sedangkan tokoh Antagonisnya ditunjukkan pada saat Miska dengan tidak sengaja meminum minuman yang berisi obat tidur. Pencapaian/tujuan yang ia lakukan dihalangi oleh kecerobohannya sendiri.


Hhahaha begitulah kira-kira pelajaran yang bisa diambil dari mata kuliah penulisan naskah non berita. Kapan-kapan di share lagi :D