MY PAGES

Tuesday, 26 July 2016

Fase Ter-Kampret !!

Fase dalam hidup yang mau ngga mau harus kita lewati, meninggalkan atau ditinggalkan.

Mungkin itu yg akan gue ceritain disini. Bukan, ini bukan postingan galau atau apalah. Ini cm sekedar cerita. Yg mungkin lo lo semua jg pernah ngalamin hal serupa kayak gue.

Ini adalah salah satu fase ter-kampret dalam hidup gue. Menginjak usia 26 tahun, akan lbh banyak hal yang lo pikirin. Bukan sekedar weekend besok mau nongkrong dimana, bukan sekedar hari ini mau hangout dimana. Kehidupan setelah umur 25 tahun akan jauh lbh rumit. Bukan rumit juga sebenernya. Tapi akan lebih banyak sesuatu di depan sana yang harus dilewati.

Dan sekarang, adalah salah satu fase yang cukup bikin gue down. Ngga down yang gimana-gimana sih. Tapi lebih ke mikir "kok bisa ya kayak gini". Cinta itu ngga rumit. Cuma invididu individu yg ngga bisa jaga komitmen lah yg bikin cinta keliatan rumit.

Menginjak bulan ke empat di 2016, kisah cinta gue nyaris kandas sampai akhirnya sekarang bener-bener kandas. Siapa sih yg ngga sedih. Menjalin hubungan dengan seseorang dan akhirnya kandas di tengah jalan. Semua jg ngga ada yg mau kisah cintanya berakhir tragis, macam gue.

Ngga gue ngga sedih yg gimana2. Sedih iya. Tapi sewajarnya. Toh putus cinta atau ngga hidup gue harus tetap jalan terus kan?

Yang cukup mengiris hati gue adalah ketika gue lihat teman-teman diluar sana dengan umur yg sama seperti gue lagi sibuk mempersiapkan pertunangan, pernikahan bahkan sedang mempersiapkan kelahiran anak mereka, apa yang terjadi sama gue? Di umur segini gue masih ngalamin putus cinta. Ini bukan sesuatu yg harus disedihkan sih. Ini cukup jadi bahan tertawaan buat gue. Dan cukup ngakak sendiri. Sempet beberapa saat membodohi diri gue sendiri. Mungkin kesalahan dari gue yg tidak bisa menjaga hubungan dgn baik.

Well, gue pada akhirnya sadar. Gue ngga akan pernah tau apa yang akan terjadi sama hidup gue bahkan untuk satu menit ke depan. Tetap berdoa untuk semua hal baik.

Tetep senyum
Tetep kalem
Tetep baik sama siapapun

Because what goes around comes around!!

See you!!

Tuesday, 21 June 2016

Tentang Jodoh (?)

Di umur-umur segini (ngga usahh tanya berapa walaupun ya belum dibilang tua juga sih) adalah usia rentan-rentannya ditanya tentang pertanyaan yang harusnya ngga ditanyain. Ribet? Iya ribet banget. Lagi sering-seringnya ditanyain " Kapan Nikah? "Pasangannya mana?". 

Galau sih ngga. Cuma ya gitu. Gitu kenapa? Ya gitu. Disaat orang nanyain kapan nikah, kita nya belum punya pasangan. Sekalinya udah ada pasangan dan ada yang nanyain kapan nikah, si pasangan atau kita nya belum siap. Ini juga jadi hal ter-malesin yang berusaha gue hindari. Apalagi ya menjelang hari raya kayak gini. Perkumpulan keluarga seakan menjadi big problem bagi orang-orang jomblo. Pasti lah ada sepupu, om, tante bahkan nenek yang nyinyir masalah jodoh,
"Inget lho udah umur segini. Mau nyari yang kayak apa sih"
Kalo gue sih santai aja. Krn emg blm kepikiran ke arah sana dan jodoh masih di awang-awang. Sekalipun punya pasangan, di depan keluarga gue akan tetep berkata jomblo (walaupun mereka sebenernya tau). Bukan bermaksud menutupi, tp dengan mereka tau gue punya pasangan, akan semakin menambah kenyinyiran mereka.
"Ngapain sih pacaran lama-lama. Ngga baik"
Ya siapa juga sih ya yg mau pacaran lama-lama. Tapi, yg namanya jodoh atau apapun yang terjadi di dunia ini kan udah di atur boss besar. Tugasnya sekarang adalah menjemput jodoh dengan cara yang baik. Gue juga bosen. Pacaran bertahun-tahun, tapi ngga ada goal yang dituju. Oke gue mau punya goal yang begini. Pasangan gue kan belum tentu. Ini sih lebih ke miris yaaaaa.

Gue ngga terlalu khawatir tentang jodoh. Karena gue percaya boss besar menciptakan manusia ini berpasang-pasangan. Kayak yang tercantum di Qs. Yasin ayat 3 
"Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui"
Seharusnya kita sebagai manusia ngga boleh ragu sama apa yang udah ditetapkan boss besar. Cuma, yang namanya manusia kan suka gitu. Suka maunya sendiri. Gimana sekarang caranya menjemput jodoh dengan cara yang baik? Gue selalu inget ayat ini yang tercantum di Qs. An-Nur ayat 26
"Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik"

Mungkin kalo di hari kemarin, gue punya sikap yang ngga baik, suka ini suka itu, ngga taat beribadah dan hal-hal jelek lainnya. Tapi di hari ini dan seterusnya, gue harus jadi manusia yang lebih baik lagi. Jodoh itu cerminan diri kita. Kalo gue mau dapet jodoh yang baik, gue harus perbaikin diri gue sendiri dulu. Jadi yang paling baik versi diri sendiri. Jangan cuma mau enaknya aja, mau dapet yang baik aja ah, tp ngga mau memperbaiki diri. Boss besar juga ngga mau kasih umatnya sembarangan orang untuk melangkah hidup ke depan. Sekarang adalah waktunya memperbaiki diri, memantaskan diri di hadapan boss besar. Yakinkan boss besar, kalo lo pantas dapet pasangan yang setara baiknya sama lo.

Minta aku dalam setiap sujud ikhlasmu, pada yang Maha Cinta ...

Semangat dalam memantaskan dan memperbaiki diri.:)

Regards,

D





Monday, 13 June 2016

Kilas Balik : Ramadan Membawa Berkah

Assalamualaikum ....

Ngga usah kaget gitu kalo gue mengucapkan salam hihi. Salam itu kan sebagian dari doa. Ngga percaya? Menurut sumber yang terpercaya (bisa dilihat disini)  
Berkata sebagian ulama bahwasanya salam adalah salah satu nama dari nama-nama Allah sehingga kalimat ‘Assalaamu ‘alaik’ berarti Allah bersamamu atau dengan kata lain engkau dalam penjagaan Allah. Sebagian lagi berpendapat bahwa makna salam adalah keselamatan sehingga maknanya ‘Keselamatan selalu menyertaimu’. Yang benar, keduanya adalah benar sehingga maknanya semoga Allah bersamamu sehingga keselamatan selalu menyertaimu.  
Nah kalo kita ngucapin salam kepada orang lain dan orang itu menjawab salam yang kita ucapkan, itu sama aja kita saling mendoakan, kan?

Tuesday, 9 February 2016

Nongkrong Asyik di Heerlijk Gelato Cafe Surabaya

YANG SUKA ES KRIM MANA SUARANYAAAAAAAAA??

Di awal bulan Februari ini, gue punya sedikit waktu untuk jalan-jalan ke Surabaya. Bukan kali pertamanya juga gue kesini. Mungkin hampir 2 bulan sekali gue ke Surabaya. Melakukan kunjungan rutin (baca : LDR). Kadang doi yg ke Jakarta, kadang gue yang ke Surabaya. Tapi sih, gue lebih suka, gue yang kesana, karena gue demen banget jalan-jalan hehe.